Rabu, 10 September 2014

Tanggapan Positif Toyota atas Rivalitas Yaris dan Jazz

Jakarta, KompasOtomotif - Datangnya Honda All-New Jazz dan kembali memanasnya atmosfer rivalitas dengan Toyota All-New Yaris, ditanggapi positif oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Secara umum Toyota tidak gentar dan masih sangat optimistis dengan hatchbackandalannya tersebut untuk merebut hati konsumen.

Sempat tertinggal karena tidak ada pasokan dan lama tak memunculkan model baru sejak 2007, Yaris baru cukup kembali melambungan asa TAM. Persaingan Yaris dengan Jazz pun kini semakin nyata, karena sama-sama mengusung desain baru yang jauh lebih atraktif dengan segala kelebihan masing-masing.

Direktur Pemasaran TAM Rahmat Samulo mengatakan bahwa hadirnya Jazz baru akan membawa dampak positif. "Untuk konsumen ada pilihan. Tapi untuk kami, Yaris sudah punya segmen yang jelas. Target 2.000 unit per bulan masih sama, bahkan bulan lalu melampaui target," jelas Rahmat Samulo, usai meresmikan program mudik Tenang Bersama Toyota, di Jakarta, (27/6/2014).

Samulo sangat yakin, Yaris baru yang dirilis April 2014 lalu sangat berbeda dengan Yaris sebelumnya, dan punya kelebihan cukup banyak dibandingkan kompetitor. Secara model dikatakanstylish dengan menawarkan kelegaan ruang penumpang maupun barang.

Secara performa mesin, meski masih sama dengan model lama, sudah mengalami penyempurnaan yang cukup jauh. "Kalau dikaitkan dengan persaingan, saya rasa kami punya penawaran lain untuk konsumen, seperti jaringan yang luas dan kemudahan untuk membelinya," tegas Samulo.

Disinggung soal diskon, Samulo menyatakan tak pernah ada strategi seperti itu dan TAM tidak pernah mengarahkan. Andai terjadi pun, dikatakan bahwa itulah mekanisme persaingan di lapangan. Dengan produk yang jauh lebih agresif, TAM berharap Yaris menjadi pilihan utama konsumen hatchback.
Read More

Bridgestone Tunda Produksi Pabrik Baru di Thailand

Bangkok, KompasOtomotif - Kegelisahan pelaku industri otomotif terus melebar di Thailand. Setelah sejumlah pabrikan mobil menyatakan kekhawatirannya, kini giliran salah satu produsen komponen terbesar, Bridgestone, memastikan menunda produksi pada pabrik barunya di Negeri Seribu Pagoda. 

Produsen ban asal Jepang itu, mengaku mengalami penurunan pesanan komponen. Chief Executive Officer Bridgestone, Masaaki Tsuya, mengatakan, surutnya permintaan pasokan dari pabrikan mobil terjadi bukan cuma di Thailand, tetapi di seluruh dunia. Bridgestone memilih untuk menunda produksi beberapa ban spesifik, seperti kendaraan alat berat untuk pertambangan di fasilitas pabrik baru.

"Akan butuh waktu cukup lama sebelum permintaan di segmen alat berat pertambangan kembali memanas. Produksi akan mulai bergulir ketika permintaan mulai masuk," jelas Tsuya, seperti dilansir Bloomberg (17/6/2014).

Tsuya mengatakan, perusahaan mulai memperluas cakupan bisnis dengan menambah kemampuan produksi ban alat-alat berat, untuk pertambangan karena potensi keuntungan lebih baik. Pabrik baru itu semula ditargetkan mulai produksi tahun depan, dengan kapasitas maksimum mencapai 85 ton per hari, bertahap hingga 2019.

Menurut pihak perusahaan, kondisi politik yang tengah memanas di Thailand tidak mempengaruhi kapasitas produksi di pabrik lama. Total tiga pabrik Bridgestone di Thailand masih beroperasi normal dalam kapasitas penuh. Di sisi lain, Honda sebelumnya mengatakan kondisi politik Thailand membuat prinsipal menunda enam bulan pembangunan pabrik ketiganya, sambil menunggu kondisi mulai reda.
Read More

Mobil Murah Datsun Versi "Hatchback" Akan Hadir September

Purwakarta, KompasOtomotif – Bagi konsumen yang membidik model Datsun dengan dimensi lebih kecil, bersiaplah, karena Datsun Indonesia (DI) sudah punya rencana meluncurkan Go (hatchback), untuk pasar Indonesia. Pabrik di Purwakarta sudah siap, bahkan uji coba produksi telah dilakukan.

Soal waktu peluncuran, para petinggi Nissan-Datsun Indonesia masih bungkam. Head of Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja, hanya mengatakan bahwa versi hatchback akan menyusul. ”Ya, kami segera merilis Go Hatchback, tapi saya tidak bisa bicara sekarang. Yang jelas tahun fiskal ini,” begitu penjelasannya, Kamis (8/5/2014) di Purwakarta.

KompasOtomotif juga sempat mengulik informasi dari Vincent Cobee, Corporate Vice President dan Head of Datsun Bussiness Nissan Motor Co Ltd, dalam penganugerahaan Datsun Rising Challenge, dua hari sebelum peluncuran Go+ Panca. Dirinya mengatakan hal senada, bahwa versi hatchback akan menjadi incaran selanjutnya.

”Soal waktu peluncuran, kami tidak bisa beberkan. Yang jelas pasar hatchback di Indonesia juga besar meski tak sebesar mobil dengan jok tiga baris. Ini membuat kami memutuskan untuk memasarkan dua produk (Go+ Panca dan Go Hatchback). Anda sebagai media sangat antusias, ini pertanda baik,” kata Cobee sambil bergurau.

Produksi SeptemberMeski demikian, KompasOtomotif mendapat titik terang dari jajaran produksi yang dilakukan di pabrik ke-2 Nissan. Rery Harlisana, Production Control pabrik, mengatakan dalam tur singkat, bahwa sekitar September pabrik akan mulai memproduksi Go hatchback lima penumpang. ”Saat ini masih trial (uji coba). Yang jelas line-nya sedang dipersiapkan,” katanya.

Jika produksi dilakukan September, kemungkinan peluncuran dilakukan akhir tahun 2014, dan pengiriman unit bisa dilakukan akhir tahun (antara November-Desember) atau awal 2015 yang juga masih masuk tahun fiskal.
Read More

Selasa, 09 September 2014

Kartu "Sakti" Garda Oto Ringankan Masalah Kala Mudik

Jakarta, KompasOtomotif– Garda Oto, produk Asuransi Astra, menawarkan kesempatan terbuka buat pengendara untuk merasa lebih aman dan nyaman saat mudik menjelang Lebaran. Bekerja sama dengan Jardine Lloyd Thompson dan Hero Supermarket tbk (HERO), ketiganya meluncurkan program khusus, “Mudik Aman Bersama Garda Oto & HERO” di gerai HERO Supermarket Mal Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (26/6/2014).
“Jadi setiap pelanggan yang melakukan transaksi di supermarket HERO di wilayah Jabodetabek dan Trans Studio Mal, Bandung, minimal sebesar Rp 200.000 (tidak berlaku kelipatan), akan mendapatkan kartu Garda Oto Experience Card,” terang Rudiansyah, dari divisi Hubungan Masyarakat Asuransi Astra kepadaKompasOtomotif, Jumat (27/6/2014).
Kartu “sakti” itu, lanjut Rudi, bisa diaktifkan untuk mendapatkan benefitnya, yakni bantuan layanan darurat –termasuk derek- secara gratis di sepanjang jalur mudik di Jawa dan Bali. Saat terjadi kejadian yang tidak terduga, pemilik kartu bisa menghubungi pusat informasi sekaligus telepon layanan darurat, 021-500112.
“Bantuan layanan darurat yang tersedia meliputi aki bermasalah, ban kempis, kunci tertinggal di dalam mobil, sampai macam-macam gangguan mesin seperti kendala kelistrikakn, transmisi, fungsi rem, serta overheat. Semua itu akan ditangani armada Garda Siaga Emergency Roadside Assistance,” jelas Rudi.
Program ini memadukan antara otomotif, industri asuransi, dan bisnis pasar swalayan. Hanya berlaku untuk kendaraan roda empat selama 24 jam setiap hari hingga 31 Agustus 2014.
Read More

Jelang Penutupan, Obral Helm Makin Menggiurkan

Jakarta, KompasOtomotif – Kabar bagus buatbiker yang sedang mencari helm baru, ada obral “murah meriah” di booth NHK di Jakarta Fair 2014, yang masih berlangsung hingga Minggu (6/7/2014).
Sebagai salah satu perangkat wajib berkendara sepeda motor, fungsi helm sangat penting untuk melindungi kepala. Desain helm pun sekarang dibuat makin nyaman plus mengikuti tren busana, jadi berkendara bisa tambah trendi.
Anti, Staf Promosi di booth NHK mengatakan, kepada KompasOtomotif, promo helm dengan harga “miring” digelar hingga Kamis, (3/7/2014), sedangkan di akhir pekan (Jumat, Sabtu, Minggu) berlaku sistem lelang. Tawaran menggiurkan ini digelar pukul 19.00 – 22.00, hanya berlaku buat merek MAZ, MIX, VOG, dan GM.
“Semua merek ada, kecuali NHK. Semua helm jenis open face, ada juga yang punya double visor. Harganya variasi, untuk promo Rp 100.000 - 200.000. Dijamin murah dibanding beli di luar,” katanya, Selasa (1/7/2014).
Semua helm diproduksi di pabrik NHK di Citereup, Bogor, Jawa Barat. Meski harganya murah bukan berarti murahan, setiap helm sudah berlabel SNI. Saat promo tak ada pembatasan kuota, Anti mengatakan per hari helm bisa laku sampai 600 unit.
“Ada barang baru, ada juga stok lama. Yang paling diburu merek GM,” tutupnya.
Read More

Senin, 08 September 2014

Kendaraan Niaga Mitsubishi Harus Tetap Prima

Jakarta, KompasOtomotif - Populasi kendaraan niaga di Tanah Air didominasi oleh merek Mitsubishi, dengan populasi mencapai 1.041.416 unit. Situasi ini membuat PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai agen tunggal pemegang merek Mitsubishi, mengutamakan pelayanan kendaraan niaga jelang Lebaran.

KTB menyediakan program servis khusus kendaraan niaga Mitsubishi mulai 1 Juli sampai 18 Juli 2014. Program ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas distribusi barang logistik selama Ramadhan sampai Lebaran nanti.

Service kendaraan niaga Mitsubishi serentak dilaksanakan di jaringan dealer resmi yang terpilih. Serta akan dibangun juga beberapa posko layanan siaga darurat di area tertentu, yang lalu lintas kendaraan niaganya terbilang tinggi.

Ada juga Mobile Workshop (MWS), sebagai layanan fasilitas servis berjalan dengan menggunakan Mitsubishi Colt Diesel. WMS dilengkapi dengan peralatan servis yang dapat melayani maintenancelayaknya di bengkel resmi.

Selain itu, tersedia juga Truck Center yang terdapat di Jakarta, Semarang, dan Medan. Truck Center siap melayani servis kendaraan niaga selama 24 jam.
Read More

Fortuner VNT Turbo, Sangar tapi Tetap Cocok untuk Keluarga

JAKARTA, KOMPAS.com - Perubahan tenaga pada Toyota Fortuner diesel  2.5 G VNT dibanding versi sebelumnya sempat beberapa kali di bahas. Intinya, pengguna merasakan tambahan tenaga pada mesin baru yang mengusung teknologi Variable Nozzle Turbocharger (VNT) ini, sehingga julukan “badan besar tenaga kurang” sudah tidak tepat lagi.
Namun yang sering menjadi pertanyaan bagi pengguna baru mobil berukuran besar ini adalah, seberapa mudah ia dikendalikan dan bermanuver, mengingat panjangnya 4,7 meter dan lebarnya 1,84 meter. Juga seberapa nyaman dan handalkah mobil ini dipakai untuk perjalanan jarak jauh, misalnya untuk mudik Lebaran nanti.
Kompas.com berkesempatan mencoba varian baru Fortuner ini beberapa waktu lalu. Awalnya, ada rasa canggung, karena untuk masuk ke kokpit pengemudi harus melangkahkan kaki lebih tinggi, terutama bagi mereka yang biasa menggunakan mobil berpostur rendah.
Secara desain tidak terlihat banyak ubahan dengan versi reguler sebelumnya. Seperti desain dasbor, kelengkapan dan sarana entertainment. Layar LCD head unit sudah terhubung dengan kamera mundur di belakang. Tentunya berfungsi untuk membantu penglihatan area belakang saat parkir, maklum body bongsor cukup menyulitkan untuk melihat kondisi belakang terutama bagian bawah.
Dimensi
Untuk merasakan dimensinya, mobil sengaja dibawa melewati Pasar Palmerah pada malam hari, dimana mobil-mobil pengangkut sayur dan pedagang mulai menggelar dagangannya di badan jalan. Ini menjadi semacam uji nyali bagi pengemudi, namun juga pembuktian apakah Fortuner layak dipakai blusukan di lokasi semacam ini.
Ternyata pasar yang hiruk pikuk bisa dilewati dengan mudah. Pertama adalah berkat bidang pandang yang lebar dari tempat duduk pengemudi. Kedua, pengemudi terbantu spion tambahan di samping kiri bagian depan kap mesin yang memperlihatkan posisi ban depan terhadap jalan. Spion itu memperlihatkan apakah ban terlalu dekat dengan obyek di sekitarnya atau tidak.
Pada kesempatan lain, mobil dibawa ke medan urban yang lebih “berat”, yakni Pasar Kecapi di Bekasi, yang ramai pada pagi hari. Yang membuat medan ini lebih sulit adalah karena adanya selokan di kanan kiri jalan yang sempit, dan banyaknya sepeda motor di tepi jalan. Saat berpapasan dengan mobil lain, pengemudi harus lebih berhati-hati agar tidak terperosok dalam selokan, peristiwa yang konon sering terjadi di tempat itu. Sekali lagi, spion di depan terbukti ampuh menjadi mata pengemudi.

Percaya diri
Selain itu, ada rasa lebih percaya diri saat membawa mobil besar ini. Alasannya, dalam beberapa kesempatan, sepertinya kendaraan lain cenderung memberi jalan. Ada indikasi karena tampilan mobil cukup sangar atau identitas yang muncul sebagai mobil pejabat. Plus suara mesin dan desingan turbo.
Nah, soal suara mesin ini ada cerita menarik. Di satu sisi, suara mengesankan kejantanan bisa membangunkan satpam di komplek yang sering ketiduran saat jaga malam. Dengan deru mesin seperti itu, Pak Satpam bergegas bangun dan membukakan pintu gerbang, sehingga kita tidak perlu lagi membunyikan klakson.
Mobil keluarga?
Di luar soal pengendalian, Fortuner VNT Turbo ternyata juga dilengkapi interior yang nyaman untuk keluarga. Selain lebih luas, mobil ini juga memiliki banyak kompartemen untuk menyimpan barang yang sering dibawa dalam perjalanan jauh. Dengan tiga baris tempat duduk, jumlah penumpang menjadi lebih banyak. Anak-anak dipastikan akan memiliki tempat bermain lebih lapang di dalam mobil. Sedangkan penumpang lain, terutama ibu-ibu bakal lebih nyaman meletakkan minuman, karena di setiap sisi ada tempat untuk meletakkan gelas maupun botol. Bagasi belakang pun cukup lapang untuk membawa barang.
Kenyamanan dan hiburan juga menjadi fitur standar dalam VNT Turbo. Penyejuk ruangan selain dilengkapi pengatur suhu digital, juga memiliki blower di setiap baris tempat duduk, sehingga kesejukan merata di setiap baris. Untuk sarana hiburan ditunjang dengan kualitas audio yang baik, plus tombol kontrol di kemudi untuk memudahkan pengoperasian.
Jenis solar
Yang dirasa sebagai keunggulan lain adalah bahwa tangki berkapasitas 65 liter bisa diisi solar biasa, meski harus rela sedikit kehilangan tenaga. Dalam pengujian, Fortuner VNT coba diisi bio solar, Pertamina Dex, maupun bahan bakar diesel dari Shell. Karena bisa melahap berbagai jenis solar, pengemudi tidak perlu khawatir membawanya mudik ke daerah-daerah yang bisa jadi hanya menyediakan bahan bakar solar kualitas rendah.
Saat diuji dalam kemacetan Jakarta, mulusnya jalan tol, hingga tanjakan-tanjakan di Bogor dan sekitarnya, Fortuner VNT Turbo stabil dalam performa. Tarikan terasa mantap dan tidak terjadi kehilangan tenaga. Hal ini merupakan peningkatan karena varian sebelumnya kerap disebut sebagai mobil berbadan besar namun tidak memiliki tenaga sebanding.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, bila akan difungsikan sebagai mobil keluarga untuk bepergian jarak jauh, Toyota Fortuner VNT Turbo membuktikan kelayakannya, baik dari sisi kenyamanan maupun kemudahan pengoperasian. Sedikit masalah barangkali akan muncul bila garasi di kampung Anda berukuran kecil...
Read More

Minggu, 07 September 2014

Suzuki DR200S, Penggaruk Tanah dan Aspal

Tokyo, KompasOtomotif - Suzuki memperkenalkan generasi terbaru DR200S yang kini tampil lebih gaya, nyaman, dan lincah. Sepeda motor dual medan, aspal dan tanah, terlihat lebih segar dengan desain bodi terinspirasi dari RM-Z. Plus, sentuhan kelir kuning menyala.

Ubahan juga terjadi pada lampu belakang dan sein, didesain agar terlihat lebih baik oleh pengguna jalan lain. Jok juga berubah, kini lebih membulat terintegrasi dengan tangki. 

Suzuki mengklaim pengendara akan lebih nyaman baik ketika berkendara di jalan atau menikung di lahan tanah. Posisi berkendara diklaim sudah diperbaiki agar lebih akomodatif berbagai ukuran tubuh biker.
Suzuki masih mengandalkan mesin 199 cc, 4-tak, berpendingin udara. Kepala silinder mesin  menggunakan teknologi Suzuki Composite Electrochemical Material (SCEM), yang diklaim lebih kuat. Dalam kondisi tangki berkapasitas 12,8 liter terisi penuh, bobot totalnya cuma 126 kg. Tubuh yang ringan membuat sepeda motor ini lincah dikendalikan. Kendati demikian mampu menawarkan "daya garuk" yang baik ketika beradaptasi di permukaan tanah. 

Rata-rata konsumsi bahan bakarnya diklaim 44,9 kpl. Artinya dalam sekali isi penuh, sepeda motor ini mampu menempuh jarak lebih dari 550 km. Kondisi ini ideal bagi mereka yang suka berpetualang melintasi perkampungan atau di tengah gurun.

DR200S ditawarkan dalam dua pilihan warna, kuning dan hitam dengan banderol 4.499 dollar AS atau Rp 53,8 juta.
Read More

Jumat, 05 September 2014

Suzuki Pamer Moge Baru di Jakarta Fair 2014

Jakarta, KompasOtomotif – Moge 645 cc, Suzuki Gladius, mejeng di Jakarta Fair yang sedang berlangsung (6/6/2014 – 6/7/2014) di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut pengakuan salah satu penjaja yang ditemui KompasOtomotif, pemesanan sudah bisa dilakukan, tapi barang baru dikirim enam bulan mendatang.
“Harganya belum ada di price list mas, tapi kisarannya di atas Rp 200 juta,” katanya di booth Suzuki roda dua, Sabtu (14/6/2014).
Bergaya naked bike, Gladius tampil “ngejreng” dengan sasis trellis warna merah menyala. Di dalamnya ada mesin 2-silinder 650 cc, V-Twin, DOHC, berpendingin cairan. Kompresi 11,5:1, sedangkan ukuran bore (diameter silinder) 81 mm dan tinggi/langkah (stroke) piston 62,6 mm. Semburan tenaga mencapai 77 PS dan torsi 67 Nm.
Pengurang laju menggunakan cakram di setiap roda, malah di depan sudah model ganda. Peredam kejut didukung telescopic untuk depan, sedangkan di belakang menggunakanmonoshock plus link.

Lebar bodi sama dengan sepeda motor sport 250 cc, Inazuma, yakni 760 mm. Gladius 15 mm lebih panjang, 1.090 mm. Sementara tinggi jok 785 mm, cuma 5 mm lebih tinggi dari Inazuma.
Desain tangki bahan bakar yang mampu menampung hingga 14,5 liter, membulat dan meleba. Saat dicoba, enak dijepit kedua paha. Bentuk lampu depan segi lima membulat, sementara lampu belakang segitiga, sementara jok pengendara dan penumpang menyatu. Secara keseluruhan penampilannya elegan.
Unit yang dibawa langsung dari Jepang ini menarik perhatian pengunjung, tidak jarang dijadikan objek foto untuk kenang-kenangan. Tapi sayang hanya sebatas itu, selain spesifikasi belum banyak yang bisa digali tentang sosok yang satu ini, masih menunggu keterangan resmi dari Suzuki Indomobil Sales 2W.
Read More

Chevrolet Spin Sambangi Sumatera Barat

Bukitinggi, KompasOtomotif - Meski sudah diperkenalkan sejak Indonesia International Motor Show 2012, akhirnya Chevrolet mulai menjajaki pasar Sumatera Barat. Spin, kendaraan multi guna (MPV) andalannya didapuk menjadi ujung tombak di salah satu pasar besar di Pulau Sumatera ini.

"Masuknya Spin, sekaligus dengan diresmikannya jaringan pemasaran pertama kami di Sumatera Barat," jelas Maria Sidabutar, Direktur Komunikasi PT General Motors Indonesia di Buktittinggi, Sumatera Barat, Kamis (12/6/2014).

Jaringan pemasaran ini akan menjadi penopang penjualan Chevrolet di Pulau Sumatera, setelah Aceh, Medan, Jambi, dan Palembang yang sudah lebih dulu beroperasi. Peresmian akan berlangsung, hari ini (13/6/2014), dihadiri langsung Presiden Direktur GMI, Michael Dunne, bersama jajaran direksi lainnya.
Read More

Ragam Diskon dan Bonus Beli Honda di Tumpek Blek 2014

Jakarta, KompasOtomotif – Ada kesempatan khusus buat calon konsumen yang ingin mendapatkan mobil Honda dengan banyak keuntungan. Di Otobursa Tumplek Blek 2014 yang digelar akhir pekan ini (10-11 Mei 2014), Honda Prospect Motor (HPM) memberikan banyak kemudahan mulai dari potongan tiket masuk hingga diskon suku cadang hingga 90 persen.
Khusus peminat hatchback Jazz RS, mendapatkan promo spesial, berupa cicilan tanpa bunga (0 persen) selama dua tahun. Selain itu, setiap pembelian diberikan bonus kaca film Solargard dan kamera mundur secara cuma-cuma.
Tidak hanya itu, pembeli CR-V dan Freed tipe E memperoleh tambahan kaca film V-Kool dan kamera mundur. Sementara buat Freed tipe S, disuguhkan gratis kaca film V-Kool dan sensor parkir.
“Honda kembali berpartisipasi untuk semakin mendekatkan produk dengan konsumen sekaligus berbagi keceriaan melalui program penjualan, diskon menarik, serta acara yang menghibur,” ujar Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Service Director HPM, dalam keterangan resminya, Kamis (8/5/2014).
Bagi yang tidak mau membeli mobil, konsumen yang datang bisa sambil menikmati sajian boothHonda. Untuk masuk ke dalam, syaratnya pengunjung cukup menunjukkan STNK mobil Honda. Tersedia juga arena test drive khusus buat si “anak emas” Mobilio.
Di area yang lain, aksi “liar” Brio meliuk-liuk "membakar" aspal pasti sanggup memeriahkan suasana. Aktivitas ini merupakan ajang pemanasan sebelum Honda Brio Saturday Night Challenge kembali digelar tahun ini. 
Read More

Rabu, 03 September 2014

Ini Bukti Ketangguhan dan Kelincahan Sirion

Jakarta, KompasOtomotif – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali membuktikan ketangguhan dan kelincahan salah satu modelcity car-nya, dalam Daihatsu Sirion Time Battle 2014. Inilah kompetisi untuk penggemar slalom, diselenggarakan dalam Otobursa Tumplek Blek di Parkir Timur Senayan, 10-11 Mei 2014. Ada 140 rookie dan 25 peslalom profesional ambil bagian untuk meraih catatan waktu terbaik.

Acara ini diselenggarakan menyusul sukses Sirion Slalom tahun lalu, untuk mewadahi pengguna Sirion juga untuk ”maniak” slalom. ”Ajang ini merupakan sarana yang tepat bagi pemula maupun profesional. Selain mengasah kemampuan, juga untuk membuktikan performa, stabilitas, dan keandalan Sirion dalam bermanuver,” ujar Hendrayadi Lastioso, CS and Marketing Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation.

Dalam ajang ini, disediakan 15 unit Sirion bertransmisi manual untuk diajak ”menari-menari” di lintasan buatan. Kompetisi ini juga melibatkan peslalom nasional seperti Amandio dan Dika CH, yang memberikan safety briefing dan coaching clinic soal tips dan teknik dasar memacu kendaraann yang benar dalam slalom.

Babak penyisihan dilakukan Sabtu (10/5/2014) untuk diambil 50 kontestan kelas rookie dan 20 peslalom profesional. Babak final dilakukan Minggu (11/5/2014) yang akan diambil tiga kontestan terbaik di masing-masing kategori.
Read More

Sasis Mobil F1 Vettel "Bengkok"

Barcelona, KompasOtomotif -- Sasis mobil F1 tim Red Bull Racing (RBR) yang digunakan Sebastian Vettel ada indikasi bengkok, seperti dikabarkan Auto Motor und Sport, yang dikutipWorldcarfans, Rabu (14/5/2014). Kondisi tersebut membuat juara dunia empat kali itu tak mampu berbuat banyak pada empat seri pertama musim 2014. Bahkan performanya kerap di bawah rekan setimnya, Daniel Ricciardo.

Tim sempat melakukan investigasi pada jeda balapan antara seri keempat di China (18-20 April) dan seri kelima di Spanyol (9-11 Mei). Hasilnya, tidak ditemukan adanya cacat pada sasis. Bahkan pada pengujian ulang tersebut, Vettel turun langsung untuk mencari permasalahannya. Kendati demikian, dikabarkan adanya beberapa pembaruan seusai proses tersebut.

"Saya rasa hal tersebut membawa perubahan," ungkap Vettel, seusai balapan di Catalunya, Spanyol, akhir pekan lalu.

Koresponden Auto Motor und Sport, Michael Schmidt, mengabarkan bahwa investigasi terus berlanjut. Saat ini penyelidikan tengah berlangsung di Milton Keynes, Inggris. Bahkan dirinya juga mengonfirmasi, "Sasis yang dipakai (Vettel) pada empat balapan pertama ternyata bengkok."

Schmidt menuturkan, Vettel sempat menduga ada yang tidak beres pada mobilnya setelah menyelesaikan balapan di China. "Jarak dari Ricciardo terlalu banyak. Saya tidak lupa bagaimana cara mengemudi," kata Vettel.
Read More

Selasa, 02 September 2014

Ban Balap di Masa Depan tak Perlu Diganti

Birmingham, KompasOtomotif - Sebagai satu-satunya komponen yang berhubungan langsung dengan lintasan, ban menjadi salah satu unsur penting di arena balapan. Masalahnya, setelah lama digunakan, gesekan karet bundar dengan aspal membuat daya cengkram makin berkurang. Sebab itu setiap unit balap selalu butuh penggantian ban segar di pit, supaya performa kembali prima.
Produsen karet ban global, Dunlop, mengungkapkan, ban di masa depan tak perlu menghadapi kendala tersebut. Ban akan mendapatkan keuntungan dari teknologi yang bisa bersinergi dengan kebutuhan pebalap dan kondisi trek. Laporan penelitian Dunlop Future Race Car Challenge, menjelaskan, kombinasi polymer gels dan material elektronik diprediksi bisa membuat bentuk ban beradaptasi sewaktu digunakan.
Jadi, pebalap bisa memakai jenis sleek walau sewaktu-waktu hujan datang. Ban akan membentuk ukiran tapak untuk membuatnya tetap “mengigit”. Lebih dari itu, tim di garis pit tidak perlu lagi mengganti ban, sebab si kulit bundar telah dilengkapi miliaran microspikes yang menyebar dan menyebabkan “regenerasi” tapak.
Apa yang disampaikan sejalan dengan pandangan unit balap di masa depan, yang semakin sedikit menggunakan energi, karena kebanyakan bertenaga listrik. Studi yang telah dilakukan fokus menggambarkan masa depan 125 tahun dari sekarang.
Pada 1888, John Boyd Dunlop, ahli bedah hewan asal Skotlandia sekaligus penemu ban bertekanan udara, mendirikan Dunlop Rubber pada 1889. Sejak saat itu perusahaan yang berdomisili di Inggris itu menjadi salah satu produsen multinasional. Ramalan yang dipaparkan merupakan pandangan soal masa depan ban, namun masih perlu banyak penelitian dan kemajuan teknologi menuju ke sana.
Read More

Peluang Relokasi Investasi dari Thailand Masih Terbuka

Jakarta, KompasOtomotif - Meski banyak pengamat berkata naif, tapi peluang untuk relokasi investasi dari Thailand ke Indonesia masih terbuka. Tapi, dengan catatan, Indonesia mampu mengimbangi daya saing yang dimiliki negeri Gajah Putih sebagai basis produksi otomotif di Asia Tenggara.
I Made Dana Tangkas, Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bidang Pengembangan Industri, menjelaskan, jika melihat perkembangan yang terjadi di Thailand mestinya Pemerintah Indonesia bersama komponen swasta bisa menciptakan peluang itu.

"Membuat Indonesia jadi lebih menarik sehingga investor di sana bisa beralih. Kejadian ini (Thailand) merupakan suatu gambaran nyata, tinggal kita lihat keberpihakkan industri otomotif global dalam hal ini prinsipal," beber Made kepada KompasOtomotif, Senin (2/6/2014).

Keputusan relokasi investasi, menurutnya, sangat bergantung oleh dua faktor utama, pemerintah dan kebijakan prinsipal otomotif global. Apakah, pemerintah menyediakan kebijakan yang mendukung atau prinsipal masih melihat Indonesia sebagai lokasi investasi yang seksi.

"Kejadian jangka pendek ini menjadi pertimbangan (bagi prinsipal), kalau terjadi laku, sampai beberapa kali, saya kira Indonesia bisa jadi alternatif lokasi investasi mereka, melihat kondisi yang ada," lanjut Made.

AnjlokData ASEAN Automotive Federation, mencatat, periode Januari-April 2014 total penjualan mobil di Thailand tercatat 297.431 unit, anjlok 43,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 522.929 unit. Sementara di Indonesia, total penjualan empat bulan pertama tahun ini mencapai 435.382 unit, naik 9,3 persen dari sebelumnya 393.249 unit.

Dari angka produksi, Thailand juga turun 27,8 persen menjadi 644.222 unit dari sebelumnya 891.941 unit. Sedangkan Indonesia mencapai 461.373 unit, naik 18,3 persen dari sebelumnya 390.035 unit, meski masih kalah dibandingkan Thailand.

Jika melihat angka ini, maka kesempatan Indonesia menggeser Thailand sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara terbuka lebar. Meskipun, saat ini, kalangan agen tunggal pemegang merek (ATPM) masih dipusingkan oleh kondisi stok yang menumpuk di pasar domestik Indonesia.
Read More

Senin, 01 September 2014

Daimler Kapok dengan Kebiasaan Orang Inggris

Munich, KompasOtomotif - Daimler AG, produsen mobil mungil Smart, kapok menghadapi kebiasaan warga Inggris. Akibatnya, produsen mobil asal Jerman ini harus menutup salah satu ranting usahanya di Inggris.

Jadi, Daimler sengaja menciptakan layanan berbagi kendaraan (car-sharing service), Car2go, untuk membuai keinginan merasakan sensasi mobil kompak dengan cara menyewa. Sayang, layanan ini tidak mendapat sambutan positif dari warga Inggris, karena kebiasaan mereka yang menganggap mobil adalah barang pribadi dan tidak bisa dibagi bersama.

"Tantangan yang kami hadapi ternyata jauh lebih signifikan dari yang kami duga. Bicara soal budaya kepemilikan yang kuat dalam kepemilikan pribadi mobil, kami memutuskan untuk angkat kaki dari Inggris," tulis Daimler dalam keterangan resminya dilansir Bloomberg (30/5/2014).

Dengan keputusan ini, maka Daimler resmi menghentikan layanan Car2Go di Inggris. Layanan ini mulai diperkenalkan di London 2012 lalu dan terus berkembang sampai Birmingham pada 2013.

Sejumlah pabrikan mobil, termasuk Bayerische Motoren Werke (BMW) terus mendorong program sewa mobil per menit untuk memberikan alternatif konsumen dalam status kepemilikan mobil. Car2Go akan terus mengikuti perkembangan di Inggris, jika ternyata ada perubahan budaya terhadap status kepemilikan mobil bersama.

Car2Go, saat ini diklaim sebagai perusahaan swa mobil terbesar di dunia yang menawarkan sensasi berkendara mobil dua penumpang Smart. Bisnis perusahaan ini sudah tersebar di 25 kota besar di seluruh dunia, dengan jumlah pelanggan sampai 700.000 orang. Bagi konsumen Car2Go di Inggris masih bisa menikmati layanan ini di 12 kota besar lain di Eropa, tanpa kehilangan biaya sewa.
Read More

Minggu, 31 Agustus 2014

Lexus Mulai Ancam BMW dan Mercedes-Benz

Detroit, KompasOtomotif - Lexus kembali bergairah untuk bersaing di segmen mobil mewah, dengan dua rivalnya BMW dan Mercedes-Benz. Sebelumnya penjualan Lexus di pasar besar seperti Amerika Serikat, sempat tertinggal jauh dalam tiga tahun terakhir.

Divisi mobil mewah Toyota ini sudah mampu mendekati angka penjualan BMW dan Mercedes-Benz. Pada Mei lalu di AS, Lexus mampu mendekati dua pabrikan Jerman tersebut dengan total penjualan mencapai 12.000 unit.

Perbedaan angka penjualan dengan BMW dan Mercy diprediksi bakal semakin mengecil, dengan hadirnya NX sebagai crossover kompak pertama milik Lexus. Selain itu, masih ada RC yang mengisi model sport coupe dan menutup line-up model di tahun ini.

"Volume penjualan bukanlah tujuan utama, tapi kami sudah melakukan tugas dengan baik. Sangat menyenangkan konsumen menyambut produk-produk baru Lexus, dan dalam dua tahun terakhir kami punya model yang laris di pasaran," ujar Mark Templin, Wakil Presiden Eksekutif Lexus, seperti dikutip Autonews, Senin (9/6/2014).

Berakhirnya dominasi 11 tahun
BMW dan Mercedes-Benz menyalip Lexus sejak awal 2011, dimana ada musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang. Situasi tersebut mengganggu produksi sebagian besar pabrikan asal Jepang, termasuk Toyota dan Lexus.

Merosotnya penjualan pada Maret 2011, sekaligus mengakhiri dominasi 11 tahun Lexus di pasar Amerika Serikat, untuk kategori penjualan tertinggi mobil premium. Lexus menargetkan bisa kembali mendominasi penjualan, dengan momentum di 2014 ini.

Lexus mampu masuk lagi dalam persaingan setelah menelurkan model sedan IS dan model SUV, GX. Tahun depan, targetnya ada di posisi dua di belakang Mercedes, dengan penjualan mencapai angka 30.000 unit.
Read More

Toyota Thailand dan Indonesia Berebut Jatah Ekspor

Jakarta, KompasOtomotif - Kondisi perekonomian yang tengah terpuruk di Thailand membuat sejumlah prinsipal otomotif di negara itu kelimpungan. Pasar domestik yang turun hingga 43,1 persen pada periode empat bulan pertama tahun ini, membuat mereka mencari cara untuk menjaga perusahaan tetap bisa untung.

Satu-satunya cara adalah dengan mengimbangi penurunan pasar domestik melalui kinerja ekspor. Cara ini, bisa membuat kapasitas pabrik yang sudah beroperasi (utilisasi) tidak terlalu terganggu dan mengurangi pemasukan perusahaan.

Maklum saja, Toyota saat ini punya kapasitas produksi 800.000 unit di Thailand, jauh di atas (Toyota) Indonesia yang cuma 250.000 unit per tahun. Dengan kapasitas yang besar ini, sumber internal Toyota Indonesia mengatakan, saat ini (Toyota) Thailand lagi berusaha untuk meminta pada prinsipal untuk mengembalikan jatah ekspor yang semula sudah dilimpahkan ke Indonesia.

Kini,  Toyota Indonesia di bawah naungan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor mencoba mati-matian mempertahankan ekspor. Menanggapi hal ini, I Made Dana Tangkas, Direktur TMMIN, masih belum mau gamblang menjelaskan masalah yang terjadi.

"Tentunya, perkembangan ekspor (Toyota) Indonesia sangat positif, konsumen bisa melihat dari beberapa negara di Timur Tengah yang menyambut baik produk dari Indonesia. Kalau bicara soal itu (relokasi ekspor), saya masih belum bisa menjawab karena menunggu situasi total, tidak bisa langsung," beber Made kepada KompasOtomotif, Senin (2/6/2014).

Relokasi
Indonesia selama ini masih dibayang-bayangi Thailand sebagai basis produksi utama Toyota di Asia Tenggara. Fortuner misalnya, sejak 2010 akhirnya prinsipal memutuskan untuk mulai memindahkan basis ekspor SUV menengah itu dari Thailand ke Indonesia. Relokasi ini cukup alot melalui tarik-ulur kepentingan antara Toyota Indonesia dan Thailand.

Tahun lalu, Toyota Indonesia juga mulai berhasil "merampas" jatah ekspor Yaris dan sedan Vios dari Thailand. Tapi, lepasnya ekspor Yaris dari Thailand ternyata sengaja dilakukan, karena Thailand akan memproduksi varian Yaris lain bergenre "Eco Car". Model ini dipercaya punya potensi pasar jauh lebih besar ketimbang model mesin konvensional yang dilimpahkan untuk Indonesia.

Kini, Toyota Thailand coba mengembalikan jatah ekspor yang dilimpahkan ke Indonesia, dengan dalih menjaga kesehatan perusahaan menghadapi krisis politik di negeri gajah putih. "Soal itu saya belum bisa bicara banyak," lanjut Made.

Tahun lalu, kinerja ekspor Toyota Indonesia tercatat 118.000 unit. Dengan target kenaikan itu, maka Toyota berusaha mengejar pengiriman unit secara utuh (CBU) mencapai 153.400 unit. 
Read More

Sabtu, 30 Agustus 2014

Hyundai Veloster Midship Tembus 300 PS

Busan, KompasOtomotif- Hyundai unjuk gigi di kampung halamannya, Korea Selatan. Mobil konsep performa, Veloster Midship, diperkenalkan di Busan International Motor Show 2014, yang berlangsung (30/5/2014 – 8/6/2014).
Mobil sport 2-penumpang ini dikembangkan oleh High Performance Team, divisi Hyundai yang juga bertanggungjawab menciptakan i20 WRC. Pengembangan baru disebut hanya bertujuan mengeksplorasi potensi sasis Veloster, kupe 3-pintu dengan fungsionalitas hatchback yang pernah mejeng di IIMS 2013.
Dikenal juga dengan kode internal, RM (Rear Mid), yang dipasangi mesin 2.0 liter, Theta GDI,turbocharger, bertenaga 300 PS, diletakan di bagian tengah mobil. Tepatnya, di belakang penumpang, di antara jarak poros roda. Suspensi rigid, ringan, bermaterial alumunium. Hyundai mengklaim distribusi bobot seimbang, ideal buat melibas tikungan. Layout keseluruhan dikatakan menyerupai supercar.
Walaupun statusnya mobil konsep, namun dapat digunakan di dunia nyata. Meski demikian, Hyundai tidak menyebut tentang versi produksi.
Read More

BMW: Pasar Otomotif Global akan Tumbuh Tahun Ini

Frankfurt, KompasOtomotif - Grup BMW memprediksi kalau pasar otomotif global akan meningkat pada 2014, seiring dengan target penjualan yang ditetapkannya. Permintaan pasar akan didorong oleh kawasan Amerika Utara, China, dan perbaikan kondisi di Eropa.

"Tahun ini dianggap sebagai masa kesempatan tumbuh bagi industri otomotif global," sebut BMW, dalam rapat umum tahunan perusahaan di Frankfurt, Jerman, (15/5/2014). Chief Executive OfficerBMW, Norbert Reithofer, mengatakan, potensi pertumbuhan tetap ada meski masih ada kerentanan. "Semua menjadi lebih kompleks dan lebih global," jelas Reithofer, dilansir Bloomberg(15/5/2014).

Grup BMW, termasuk MINI dan Rolls-Royce, pada 2014 menargetkan penjualan global tembus 2 juta unit. Target yang dua tahun lebih cepat dari prediksi sebelumnya. BMW berusaha terus mendorong penjualan untuk tetap memimpin pasar mobil premium dari rivalnya, Audi dan Mercedes-Benz.

Investasi
Investasi untuk mengembangkan model baru yang bisa menarik lebih banyak minat pembeli, membuat pendapatan perusahaan turun 9,5 persen periode kuartal pertama tahun ini, dari periode sebelumnya 9,9 persen. Persaingan dari dua rival merek premium juga semakin ketat, apalagi Mercedes-Benz sudah menargetkan akan kembali memimpin penjualan mobil premium pada 2020.

Di segmen sedan mewah, Mercedes-Benz S-Class sudah berhasil menggeser BMW Seri-7, dalam persaingan penjualan periode empat bulan pertama 2014. S-Class berhasil terjual 61.750 unit, naik 12 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Mercedes-Benz juga berniat melepas 30 model baru dan facelift sampai 2020 untuk mengalahkan BMW.

Audi juga tidak tinggal diam, memastikan akan melepas 17 model baru atau facelift tahun ini, termasuk penyegaran mobil sportnya, TT. Perbedaan penjualan Audi dengan BMW hanya terpaut 7.200 unit periode Januari-April 2014, lebih dekat jaraknya dibanding tahun lalu sampai 9.000 unit.

Bertahan
BMW juga tentu ingin mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar mobil premium. Pabrikan yang berbasis di Munich ini, sudah melepas model baru Seri-4 kupe, X4, dan Seri-2 Active Tourer, dan i8 mobil sport hibrida "plug in". 

Reithofer mengatakan, 16 model baru dan facelift yang diluncurkan ke pasar berhasil mendongkrak penjualan. "Investasi mengamankan masa depan kami. Keberhasilan ekonomi, inovasi, dan kekuatan keuangan akan memberikan kita kekuatan yang kita butuhkan untuk melakukan investasi itu," tukas Reithofer.

Read More

Jumat, 29 Agustus 2014

Perebutan Pasar Jazz dan HR-V di Indonesia

Bali, KompasOtomotif - Honda Prospect Motor (HPM) pada Juni 2014 lalu baru saja meluncurkan Jazz generasi ketiga, yang dijual dengan banderol tertinggi Rp 248 juta. Sebentar lagi, IIMS 2014 (18/9/2014), akan hadir produk baru, SUV kompak, Vezel, dengan rentang harga antara Jazz dan CR-V, seperti pernah diulas pada artikel sebelumnya.

Pesaing serius Nissan Juke dan Ford EcoSport ini otomatis akan membuat konsumen Jazz galau, karena perbedaan harga yang tidak terlalu besar. Kendati beda karakter namun secara dimensi dan gaya hampir mirip karena HR-V dibangun menggunakan platform Jazz.

"Kami tidak khawatir pasar Jazz akan tergerus. Keduanya punya konsumen berbeda. Adanya HR-V merupakan pilihan bagi konsumen, yang penting kami menyediakan produk yang variatif. Selama tidak beralih ke merek lain, kita tidak masalah," ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, di sela-sela test drive All New Jazz di Bali, 27/8/2014).

Bahkan hal tersebut sudah disiasati HPM dengan memberikan 2 pilihan varian dengan mesin berbeda. Untuk kelas bawah ada mesin 1.5L i-VTEC yang sama dengan Jazz dengan tenaga 120 tk. Sementara kelas atas menggendong jantung pacu 1.8L yang saat ini digunakan Civic.

SUV kompak 5 penumpang tersebut akan mulai dijual pada IIMS 2014 dan distribusi pengiriman dimulai Januari 2015.
Read More

Inilah Sosok Generasi Terbaru Suzuki Vitara

Tokyo, KompasOtomotif – Generasi terbaru Suzuki Vitara dipastikan tampil perdana pada Paris Motor Show (PMS) 2014. Dalam video penggoda yang dirilis, Rabu, (27/8/2014), SUV tersebut tampil seutuhnya dalam cuplikan gambar.
Deskripsi produk tidak dijelaskan, tapi dari sosoknya terlihat banyak mengadopsi desain konsep iV-4 yang pernah diperkenalkan di Frankfurt Motor Show tahun lalu. Memang beberapa bagian terlihat berbeda, namun paling kentara lampu depan, gril, bumper, pelek, dan atap.
Suzuki pernah mengatakan, Vitara baru akan memiliki dua pilihan mesin, yaitu bensin dan diesel. Indikasi terbesar memiliki sistem gerak roda depan sebagai pilihan standar, selain itu juga tersedia varian gerak semua roda dengan fitur ALLGRIP yang dimiliki S-Cross.
Meski belum dikonfirmasi, jadwal penjualan diprediksi akhir tahun ini juga setelah pameran.
Read More

Kamis, 28 Agustus 2014

Hino Tetap Optimis Capai Target 40.000 Unit pada 2014



Jakarta, KompasOtomotif – Dalam periode Januari hingga April 2014, Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) berhasil memasarkan 11.625 unit. Meski diakui berjalan “seret”, pencapaian itu tetap berada di jalur untuk mencapai target 40.000 unit sepanjang 2014.
Menurut Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo, total pasar kendaraan komersial pada periode Januari-April memang menurun. Kategori 3 jatuh sekitar 14 persen sedangkan kategori 2 drop berkisar 20 persen.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi minat konsumen membeli kendaraan komersial, terutama ditinjau dari sektor industri. “Seperti kita ketahui, beberapa daerah harga sawit rontok karena produksi barangnya jelek terkait cuaca yang tidak menentu. Harganya bagus tapi barangnya (sawit) gak ada. Sektor pertambangan juga begitu. Percaya tidak percaya Pemilu juga ikut memengaruhi,” terang Santiko.
Prediksi ini telah ditelaah sejak tahun lalu. Target 2014 diturunkan dari 50.000 unit (2013) menjadi 40.000 unit. Tahun lalu, target tidak tercapai, data wholesales mengungkapkan, HMSI hanya menjual 34.472 unit. “Kita tetap push target tahun ini. Kuantiti memang turun tapi market sharekami tidak berkurang,” jelas Santiko.
HSMI tetap optimis dan peluang sangat besar, masih ada 7 bulan lagi hingga tutup tahun. Indonesia akan tetap menjadi penyumbang penjualan global kendaraan Hino terbesar setelah Jepang. “Kita sudah 7 tahun berturut-turut menjadi kontributor nomor satu penjualan global, tahun ini juga akan seperti itu,” tutupnya. 
Read More

Rabu, 27 Agustus 2014

Yamaha “Baby MT” Sulit Berkembang di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – Menanggapi kelahiran sepeda motor sport MT-125 untuk Eropa, GM Marketing & Communication Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo, menjelaskan, hanya secuil kemungkinan “babyMT” itu dipasarkan di Tanah Air. 
MT-125 dilahirkan untuk memenuhi kebutuhan kaum urban dengan intensitas berkendara dalam kota yang tinggi. Posisi jok rendah plus setang tinggi dan lebar memudahkan manuver di kala macet. Diklaim, mesin 1-silinder, 125 cc, bertenaga 15 PS pada 9.000 rpm, dan torsi 12,4 Nm di 8.000 rpm, ampuh buat karakater tunggangan harian.
Sampai saat ini, hanya dijelaskan, pemasaran perdana dimulai di Eropa pada Juli 2014. Belum ada konfirmasi ekspansi ke Asia ataupun benua lain. “Saya belum tahu rencana Yamaha Motor Company (tentang pemasaran MT-125 ke Asia). Tapi sampai sekarang memang belum ada rencana memasukan MT-125 ke sini,” ungkap Eko kepada KompasOtomotif, Kamis (8/5/2014).

Walaupun akhirnya merambah ke pasar Asia, tetap tidak ada asa buat MT-125. Prospek pasar sepeda motor “batangan” dengan kapasitas mesin 125 cc di Indonesia dinilai kurang berkembang. Bisnis buat keluarga  "MT" dirasa lebih bagus di kelas moge impor. 
R25 “NakedNamun isu berkembang, meninjau kelahiran MT-125 dengan status sebagai versi “naked” dari R125, bentuk bodinya banyak mengenakan bahasa desain MT-09 dan MT-07. Lantas, apakah model R25 tanpa fairing akan memiliki kesamaan desain? Meladeni pertanyaan ini, Eko memilih tidak berkomentar. “No comment”, katanya singkat.
Meski demikian, Indonesia sudah pasti mendapatkan anggota keluarga terbesar “MT”, yakni MT-09 dengan mesin 3-silinder 847 cc sekaligus trail WR 250. Pada awal Mei lalu, Direktur Marketing Yamaha Indonesia, Yutaka Terada, telah mengonfirmasi tambahan model pengisi segmen CBU itu akan mengaspal di dalam negeri. Proses homologasi segera terlaksana di akhir 2014. 
Read More

Modifikasi Ringan Honda Mobilio Ala Modulo



Jakarta, KompasOtomotif - Honda Prospect Motor (HPM) boleh tersenyum dengan hasil yang diraih Mobilio. Pada Maret lalu, MPV bawah tersebut berhasil menembus penjualan hingga 10.592 unit. Dengan raihan tersebut tak membuat HPM "mengendurkan gas". Beberapa daya tarik terus digulirkan termasuk paket aksesori. Selain aksesori standar, Modulo juga ikut menyumbang beberapa pernak pernik menarik.

Konsumen bisa memesan lewat dealer atau bisa langsung dipasang sebelum mobil dikirim ke rumah. Untuk proses tersebut, aksesori diberi garansi hingga 3 tahun atau 100.000 km. Untuk pembelian dan pemasangan aksesori setelah mobil dikirim mendapat garansi setahun atau 20.000 km. Selain Modulo ditawarkan pula paket-paket menarik.

Eksterior dan interior
Untuk Modulo tersedia aksesori untuk eksterior dan interior. Aksesori untuk tampilan luar meliputi lis atas dan bawah gril, lis lampu depan, lis rumah lampu kabut, pelindung spion, pelindung tuas pintulis pintu samping, lis lampu belakang dan rear license. Kesemuanya menggunakan corak krom. Ada juga talang air, pelindung bemper depan belakang, pelapis ujung knalpot dan sensor parkir belakang. Total harga aksesori pada eksterior mencapai Rp 9,449 juta

Ruang kabin juga bisa dibuat lebih trendy dengan penambahan panel meter dengan pilihan corak metal atau karbon, dan tulisan Honda Mobilio yang menyala pada pijakan kaki, serta tambahan filter AC. Beragam karpet menarik juga bisa dipilih sesuai selera untuk kabin depan, tengah dan belakang. Tersedia pula kursi bayi yang sudah disesuaikan dengan posisi jok dengan harga Rp 12,756 juta. Seluruh penambahan tersebut (di luar kursi bayi) senilai Rp 4,637 juta.

Paket khusus
Disediakan pula 2 paket khusus lain yakni Prestige+ dengan banderol Rp 2,143 juta. Meliputi gril, lis gril, pelindung spion dan lis lampu rem yang semuanya menggunakan aksentuasi krom. Pilihan paket lain ada Deluxe yang terdiri dari rear license garnish dan pelindung spion. Harganya Rp 1,027 juta.
Read More